Resiko mengaktifkan mode fast startup windows

DAMPAK BURUK MENGAKTIFKAN FAST STARTUP MODE DIWINDOWS

Resiko mengaktifkan mode fast startup windows
Selamat Datang di Blog Orang IT . Pada postingan kali saya akan sharing resiko yang mungkin saja terjadi ketika anda mengaktifkan mode fast startup pada windows , seperti kita tahu bahwa fitur turn on fast startup telah ditambahkan microsoft sejak versi windows 8 dan secara default statusnya aktif jadi wajar saja bagi seseorang yang baru saja menginstall windows 8 sering mengatakan bahwa proses bootingnya sangat cepat hanya beberapa detik saja bahkan ada yang keheranan sebenarnya komputernya sudah benar-benar dishutdown atau belum , saya akan bahas beberapa resiko buruk yang mungkin saja terjadi pada komputer anda ketika mengaktifkan mode fast startup windows

Mode fast startup cara kerjanya hampir sama dengan fitur hybrud sleep mode pada versi windows 7 , dengan metode ini sistem akan menyimpan semua data kernel dan riwayat driver kedalam memory penyimpanan sementara pada file hibernation atau hiberfill.sys , efeknya proses startup windows menjadi lebih cepat hanya dalam hitungan beberapa detik saja karena file sistem hanya perlu meload data chache pada file c:/windows/hyberfill.sys
Secara default settingan untuk fast startup mode diwindows 8 dan windows 10 sudah aktif , terkadang fitur ini sangat membantu pengguna nya tak jarang juga justru menimbulkan beberapa masalah error yang tidak disadari oleh pengguna awam

Proses shutdown ketika fast startup aktif

Fast startup mode mengkombinasikan cold shutdown dan fitur hibernate pada windows 10.
Ketika anda melakukan shutdown pada laptop / komputer dengan kondisi fast startup mode aktif, windows akan menutup semua aplikasi yang terbuka dan melakukan log off pada semua user yang log on, sama seperti melakukan cold shutdown secara normal.

Pada saat tersebut, windows berada pada kondisi yang sama seperti ketika anda menyalakan komputer / laptop pertama kali (tidak ada user yang log on dan tidak ada aplikasi yang berjalan). Namun dengan fast startup mode windows kernel akan di-load dan session system akan tetap berjalan.

Windows akan memberi sinyal kepada drivers yang mendukungnya pada saat startup untuk bersiap – siap melakukan hibernation, lalu windows akan menyimpan kondisi sistem tersebut pada suatu file penyimpanan yang disebut dengan hibernation file, lalu setelah itu windows akan turns off dengan sempurna.

Ketika anda menyalakan laptop / komputer kembali, windows tidak harus me-reload kernel, driver, dan sistem satu per satu. Namun, windows akan memuat image (bukan image = gambar, image dalam computer science singkatnya adalah suatu replica) pada RAM dari hibernation file yang sudah dibuat pada proses sebelumnya, dan mengantarkan anda pada layar login. Dengan cara ini windows dapat memotong waktu startup (Jika anda perhatikan, cara ini sama persis dengan cara kerja cache pada browser).

Bedanya dengan fitur hibernation yang menyimpan semua jenis settingan termasuk folder yang dibuka , aplikasi yang berjalan , user masih dalam keadaan login untuk diload sama persis dengan ketika keadaan komputer sebelum dihibernate

Fitur hibernation mode sebaiknya digunakan ketika anda ingin ketika komputer dinyalakan otomatis semua proses yang berjalan termasuk aplikasi terbuka langsung tampil seperti keadaan sebelum dihibernasikan

Sementara fitur turn on fast startup akan merefresh windows ketike pertama kali di start sehingga efeknya lebih cepat dari pada melalui proses booting biasa

Alasan kita perlu menonaktifkan fast startup windows

Memang fitur ini legal dan dihadirkan secara resmi oleh perusahaan microsoft , namun bukan rahasia lagi dikalangan pengguna windows bahwa fitur ini juga menyebabkan banyak masalah umum seperti diantaranya :
  • Ketika windows dalam fast startup mode, windows tidak melakukan regular shut down seperti biasanya. Seringkali, ketika update sistem dilakukan windows butuh untuk di shutdown. Karena fast startup mode, anda mungkin tidak dapat mengimplementasikan update sistem dan mematikan laptop / komputer. Restart juga tidak berguna, untuk melakukan update sistem anda perlu melakukan cold shutdown dan me-restart sistem.
  • Fast startup mode dapat mengganggu proses enskripsi disk images, sebagai contoh aplikasi yang menggunakan fitur enkripsi adalah TrueCrypt yang pernah di laporkan mengalami gangguan ketika fast startup mode diaktifkan (Saya pribadi tidak pernah menggunakan aplikasi ini).
  • Sistem yang tidak mendukung fitur hibernation tidak akan mendukung fast startup mode juga. Beberapa device juga tidak bersahabat dengan fitur hibernation. Untuk mengetahui device yang tidak bersahabat dengan hibernation, anda harus melakukan eksperimen untuk mengecek device tersebut (Berdasarkan pengalaman, saya belum pernah mengalami ini)
  • Ketika anda melakukan shutdown dengan kondisi fast startup mode diaktifkan, windows akan mengunci windows harddisk. Anda tidak dapat mengakses harddisk tersebut dari sistem operasi lainnya. Jika anda melakukan konfigurasi dual-boot, hal ini akan bermasalah. Jika anda boot ke sistem operasi lain dan mengganti apapun pada partition harddisk untuk windows yang dalam kondisi fast startup mode / hibernation aktif maka dapat menyebabkan data corruption. Fast startup mode pada windows 10 atau hibernation mode sangat tidak disarankan untuk pengguna dual-boot. Saya pribadi menggunakan konfigurasi dual-boot untuk linuxmint dan windows. Namun pada proses pemakaiannya saya tidak menyentuh harddisk partition pada windows, sehingga hal ini aman.
  • Bergantung pada sistem yang anda gunakan, ada kemungkinan dengan mengaktifkan fast startup pada windows 10 akan menyebabkan anda tidak dapat mengakses pengaturan BIOS/UEFI. Ketika laptop / komputer dalam kondisi hibernation, laptop / komputer tersebut tidak secara penuh mati. Beberapa versi BIOS/UEFI bekerja dengan hibernation mode, jadi pastikan anda mematikan fast startupmode jika tidak dapat mengakses pengaturan BIOS/UEFI. Sekadar trik, anda bisa melakukan restart untuk masuk ke BIOS/UEFI jika sistem anda tidak mendukung masuk ke pengaturan BIOS/UEFI pada saat mengaktifkan fast startup mode. Hal ini terjadi karena restart selalu mematikan sistem secara penuh (full shutdown).
  • Pada beberapa kasus fast startup mode pada windows 10 dapat menyebabkan bluescreen.

Cara mengakses fitur fast startup


Jika anda penasaran berikut ini bagaimana cara mengakses fitur fast on startup pada windows , pertama pada ikon baterai klik kanan pilih power option

Kemudian akan terbuka jendela pengaturan power option , pilih choose what closing the lit does
Resiko mengaktifkan mode fast startup

Scroll kebawah pada shutdown setting , pertama anda tidak akan bisa merubah pengaturanya sebelum melakukan klik pada change setting currently unavailable
Resiko mengaktifkan mode fast startup1
Perlu diketahui bahwa ketika fitur turn on fast startup hanya berefek mempercepat proses booting ketika komputer dihidupkan pertama kali dan tidak berefek ketika komputer direstart , jadi ketika anda mengaktifkan fitur ini kemudian karena suatu hal melakukan restart bisa dibayangkan proses restart memulai ulangnya akan sangat lama

Demikian postingan saya mengenai dampak buruk yang mungkin saja terjadi ketika anda mengaktifkan mode turn on fast startup diwindows 8 atau 10 semoga bermanfaat jika ada dampak buruk lainya silahkan berikan komentar akan saya tambahkan langsung pada artikel ini agar lebih bagus

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Resiko mengaktifkan mode fast startup windows"

Posting Komentar